Bos Instagram Kaget, Data Soal Remaja Ketagihan Medsos Diduga Disembunyikan Meta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333294/original/062243300_1787741120-Adam.jpeg)
Adam Mosseri, bos Instagram, memberikan kesaksian dalam persidangan tinggi tingkat federal AS terkait tuduhan kecanduan medsos dan pelanggaran privasi anak yang melibatkan Meta. Di hadapan pengadilan, Mosseri mengaku kaget saat mengetahui instruksi pengacara Meta untuk membatasi data keselamatan remaja. Jaksa agung dari belasan negara bagian AS memegang pernyataan bahwa Meta sengaja merancang platform agar membuat anak-anak ketagihan, meskipun riset internal menunjukkan dampak buruk. Dokumen presentasi 2023 menunjukkan konten bunuh diri, lukai diri, gangguan makan memiliki penonton remaja 2,5 kali lebih besar daripada dewasa, sementara konten 'tidak direkomendasikan' dilihat 1,5 kali lebih tinggi. Fitur 'Take a Break' hanya diterima 1,8% pengguna pada 2021, dan 0,165% pada remaja. Meta dihadapkan tuntutan denda hingga USD 1,4 triliun dan perubahan mendasar aplikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.25
Kasus Kecanduan Sudah Parah, Bos Instagram Diseret ke Pengadilan
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 06.29
Eks Bos Meta Kecam Zuckerberg Soal Keselamatan Anak
Berita terkait
Meta Disidang, Instagram dan Facebook Terancam Berubah Total
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.02
Kasus Kecanduan Sudah Parah, Faktanya Terungkap di Pengadilan
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.25
Sidang Gugatan Meta: Riset Internal Ungkap 1 dari 5 Remaja Merasa Buruk usai Pakai Instagram
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.43
Logo Teks Instagram Diperbarui untuk Pertama Kalinya dalam 1 Dekade
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 17.16