Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Eks Bos Meta Kecam Zuckerberg Soal Keselamatan Anak

Arturo Bejar, mantan direktur teknik Meta Platforms, bersaksi di pengadilan federal bahwa CEO Mark Zuckerberg memprioritaskan pertumbuhan dan interaksi di Facebook dan Instagram di atas keselamatan anak. Menurut Bejar, budaya perusahaan yang ditopang oleh Zuckerberg memastikan perubahan desain produk hanya terjadi jika langsung dipesan oleh CEO tersebut. Tuduhannya disampaikan dalam gugatan yang diajukan oleh 29 negara bagian, termasuk California, Colorado, Kentucky, dan New Jersey, yang menuduh Meta sengaja mendesain platform untuk menjerat pengguna muda, memicu kecemasan, depresi, dan bunuh diri. Negara-negara bagian juga menuduh Meta melanggar hukum federal dengan mengumpulkan data pribadi anak di bawah 13 tahun. Persidangan ini dianggap sebagai ujian hukum terbesar terkait dampak media sosial pada pengguna muda, dan diperkirakan berlangsung enam minggu di pengadilan Oakland, California. Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers akan memutuskan apakah Meta bersalah dan menentukan hukuman serta perubahan yang diperlukan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait