BRIN Bicara Soal Data Center di Jatiluhur dan Potensi Kekeringan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN menegaskan perlunya kajian mendalam terkait penggunaan air Waduk Jatiluhur untuk mendukung operasional data center AI di Purwakarta. Dari perspektif sumber daya air, penggunaan air tidak boleh hanya dilihat dari volume yang tersedia, tetapi harus mempertimbankan dampaknya terhadap kebutuhan yang sudah ada seperti irigasi, air baku, dan kebutuhan lainnya, terutama saat musim kemarau. Data center membutuhkan sistem pendingain yang dapat menggunakan air dalam jumlah besar, dengan sebagian air hilang melalui evaporasi dan sebagian lainnya sebagai blowdown yang perlu dikelola. BRIN menekankan pentingnya analisis neraca air, simulasi operasi waduk, dan pemahaman pola pengambilan air serta ketersediaan air pada berbagai kondisi hidrologi sebelum memberikan kesimpulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.14
Data Center Rp3,5 Triliun Disorot, Kebutuhan Air Capai 33 Ribu Meter Kubik per Hari
Berita terkait
Proyek Data Center AI BDx Disetop Anak Buah KDM, Ini Kata Rosan
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 17.30
Proyek Data Center Rp3,5 Triliun Disetop, Rosan Roeslani Turun Tangan
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 16.47
Sidak Proyek Data Center BDx, Dedi Mulyadi Ketemu Konsultan Izin
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.03
Rosan Buka Suara soal Proyek Data Center di Jatiluhur Disetop Pemprov Jabar
Detik.com · 30 September 2026 pukul 15.40