Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BRIN Jabarkan Inovasi untuk Program MBG, Ada Smart Bioplastic

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memaparkan sejumlah inovasi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam konferensi pers Indonesia Innovator Award, Senin (10/8/2026). Inovasi tersebut mencakup seluruh rantai MBG, mulai dari produksi bahan baku, pengolahan pangan, pengemasan, quality control, hingga monitoring dan evaluasi. Pada kategori produksi bahan baku, BRIN mengembangkan mie prebiotik tinggi protein dengan kandungan protein lebih dari 35% kebutuhan protein orang dewasa, serta teknologi food saver untuk menjaga kesegaran bahan makanan. Untuk pengolahan pangan, ada mesin pemasak sistem terbuka yang mampu mematangkan bahan, menghilangkan bau langu, dan mensterilkan cairan, serta mesin retort skala UMKM berbasis IoT untuk produksi RTE berkualitas. Di bidang pengemasan, BRIN menghadirkan kemasan aktif dan smart bioplastic berbasis biomassa untuk mendeteksi kadaluarsa makanan. Untuk quality control dan keamanan pangan, ada fresh scan berbasis gas H2S dan NH3 terintegrasi IoT, test-kit MBG dengan multisensor gas lima jenis, serta test-kit pendeteksi kehalalan. BRIN juga mengembangkan sistem monev berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memantau keamanan pangan, gizi, higienitas dapur, dan rantai pasok secara real-time guna mencegah risiko keracunan. Arif menekankan pentingnya hilirisasi riset agar tidak berhenti pada publikasi atau prototipe, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa penguasaan teknologi menentukan posisi negara di mata dunia.

Berita terkait