BRIN Ungkap Fase Anak Krakatau, Masih Jauh dari Letusan Dahsyat Seperti 1883
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian awal Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada fase inkubasi. Berdasarkan analisis sampel batuan dan kondisi dapur magma, karakteristik magma saat ini cenderung basaltik dengan frekuensi letusan sering namun intensitasnya relatif kecil. Kondisi ini menandakan bahwa gunung api tersebut masih jauh dari fase fermentasi yang memicu letusan pembentuk kaldera.
Meski potensi letusan dahsyat seperti peristiwa tahun 1883 tetap ada dalam evolusi jangka panjang melalui proses diferensiasi magma, BRIN menegaskan bahwa posisi saat ini belum mendekati fase tersebut. Riset ini bersifat awal (preliminary) dan bertujuan memahami sistem magma, bukan untuk memprediksi waktu letusan spesifik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 21.56
Mengenal Karakteristik Erupsi Gunung Api Indonesia
Berita terkait
Ahli Bantah Erupsi Gunung Berapi Hasil Rekayasa Teknologi
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.08
Penjelasan Pakar UGM Soal Gunung yang Erupsi Bersamaan
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 17.00
Erupsi Anak Krakatau Proses Alami, Akumulasi Magma Membangun Kerucutnya
kumparan · 8 September 2026 pukul 13.50
Mbah Rono: Gunung Anak Krakatau Secara Alamiah Masih Bisa Erupsi Lagi
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.40