Bukan BTS, Ini Fokus BAKTI Selama Tahun 2026 di Pelosok RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan berfokus pada operasional site yang sudah tersedia selama 2026. Direktur Utama BAKTI Fadhilah Mathar menyatakan belum ada rencana pembangunan BTS baru dalam waktu dekat, hanya relokasi. Pembangunan BTS telah selesai pada 2025. Memaksakan pembangunan baru di 2026 tidak akan terkejar, terutama di Papua yang kondisinya on-off.
Membangun BTS membutuhkan sumber daya besar, termasuk keuangan negara dan waktu. Untuk 2027, keputusan bergantung pada ketersediaan resources. Saat ini 83 ribu desa sudah tercover jaringan 4G, sementara sekitar 2.000 desa atau wilayah permukiman masih blankspot, tersebar di berbagai provinsi namun sebagian besar di Papua.
Sebelumnya BAKTI hampir membangun 100-an site. Namun kendala keamanan membuat puluhan situs tidak bisa dilanjutkan, meski alat dan tower sudah berada di lokasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 18.03
BAKTI bersiasat untuk sediakan akses telekomunikasi di seluruh wilayah
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.06
BAKTI Ungkap Ada 2.000 Blankspot Internet di RI, di Mana Terbanyak?
Berita terkait
Andre Rosiade Sebut Sinyal BTS Beri Kemudahan Akses ke Warga Pelosok Solok
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.40
Andre Rosiade Resmikan BTS, Bikin Warga Talaok Solok Tak Lagi 'Berburu' Sinyal
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.25
Andre Rosiade Resmikan BTS Tahura Bung Hatta di Kota Padang
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.27
Gempa Dahsyat NTT Bikin 794 BTS Terganggu, Menkomdigi Ungkap Kondisi Terbaru
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.30