Gempa Dahsyat NTT Bikin 794 BTS Terganggu, Menkomdigi Ungkap Kondisi Terbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Agustus 2026 menyebabkan kerusakan luas, termasuk pada infrastruktur telekomunikasi. Sebanyak 794 menara BTS di 11 kabupaten/kota terganggu, dengan kerusakan utama disebabkan oleh kegagalan daya listrik (701 BTS) dan masalah jaringan transmisi (93 BTS). Hingga saat ini, 683 BTS atau 86,02% telah pulih, sementara 111 BTS masih dalam proses pemulihan.
Tiga wilayah yakni Alor, Lembata, dan Timor Tengah Utara telah sepenuhnya pulih. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan pentingnya jaringan komunikasi bagi masyarakat untuk akses informasi, komunikasi keluarga, dan koordinasi penanganan bencana. Gempa juga menimbulkan korban jiwa puluhan orang meninggal, ratusan luka, dan ribuan mengungsi, serta merusak rumah dan fasilitas publik.
Komdigi bersama lembaga terkait terus memantau dan mempercepat pemulihan hingga seluruh layanan normal. Masyarakat diimbau mengikuti arahan resmi BMKG dan pemerintah daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.44
91 BTS XLSmart Terdampak Gempa NTT, Teknisi Fokus ke 4 Wilayah Ini
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.25
Gempa M7,7 Guncang Flores, 200 BTS di NTT Terdampak Gangguan
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 14.57
Pemerintah prioritaskan pemulihan infrastruktur pascagempa NTT
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 22.34
BNPB Sebut Listrik di NTT Sudah Pulih 99,9%
Berita terkait
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS di 10 Daerah Alami Gangguan
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 12.01
Telkomsel-XLSmart-Indosat Gangguan, 200 BTS Terdampak Gempa NTT
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 10.49
Pulihkan Pendidikan Pascagempa, Mendikdasmen Targetkan Perbaikan 1.487 Sekolah di NTT
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 20.50
Gempa NTT Rusak 165 Puskesmas dan 12 RS, Menkes Ajukan Anggaran Rp1,39 Triliun
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 06.34