Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan utama bagi pekerja di era AI. Generasi muda yang masuk dunia kerja 1-2 tahun terakhir sudah 'AI native', namun tantangan berikutnya adalah menilai apakah analisis AI benar dan relevan. Ia menekankan pentingnya pendidikan tinggi yang mengajarkan cara mempertanyakan dan mengevaluasi hasil AI. Wamendiktisaintek Stella Christie berharap SDM Indonesia menjadi pengevaluasi AI yang kritis, bukan terlena mentah-mentah. Gubernur BI Destry Damayanti menambahkan bahwa AI harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, dengan transformasi bonus demografi menjadi bonus kompetensi. Yenny Wahid menyebut tiga hambatan utama: konektivitas, ekosistem, dan kepercayaan diri penggunaan teknologi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.45
Foto Siswi SMPN di Jaktim Diedit AI Jadi Vulgar, Disdik DKI Beri Pendampingan
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 14.22
5 Alasan ASUS ExpertBook P5 G2 (AMD) Menjadi Laptop Bisnis Terbaik
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 21.24
Dari 3.800 Pendidik, Ini 6 Guru Terbaik yang Kuasai AI Pilihan Telkomsel
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 20.11
Telkomsel Bikin Ribuan Guru Makin Canggih Mengajar dengan AI
Berita terkait
AI Mulai Ubah Dunia Kerja, Talenta Manusia Tetap Jadi Kunci Produktivitas
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 20.05
Belajar Bertanya dari Rasulullah di Era AI
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.00
AI Ubah Cara Mahasiswa Belajar, Riset, dan Mengerjakan Tugas
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 22.12
Lampaui Ekspektasi, Terpujilah Guru Telkomsel Jangkau 3.800 Pengajar
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.37