Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Sekadar Gaya, Ini Teknologi di Balik Jersey Timnas Indonesia

Jersey Timnas Indonesia yang baru dikembangkan oleh Kelme sebagai apparel resmi PSSI tidak hanya menjadi identitas visual, tetapi juga dilengkapi dengan teknologi tekstil canggih untuk mendukung performa pemain. Jersey ini, yang diperkenalkan pada Maret 2026, merupakan bagian dari kerja sama antara Kelme dan PSSI yang berlangsung hingga 2030. Material yang digunakan dirancang untuk ringan, mudah menyerap keringat, dan memiliki sirkulasi udara optimal, terutama penting untuk kondisi cuaca panas dan lembap di Indonesia. Teknologi seperti moisture wicking, quick drying, dan micro-perforation diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan pemain selama pertandingan. Versi jersey yang digunakan pemain (player issue) berbeda dengan replika yang ditujukan untuk suporter. Player issue menggunakan teknologi K-TechFit dan DrySport+ Fabric dengan pola 3D ergonomis yang disesuaikan dengan data ukuran pemain, sementara replika menggunakan polyester dengan teknologi moisture wicking dan quick drying. Kedua versi ini bertujuan memberikan kenyamanan maksimal, namun dengan pendekatan yang berbeda: player issue lebih fokus pada performa atlet, sementara replika menawarkan tampilan yang sama dengan harga yang lebih terjangkau. Proses desain jersey melibatkan kolaborasi erat antara Kelme dan PSSI, termasuk partisipasi pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam memastikan kualitas material. Fokusnya bukan pada desain visual, tetapi pada kenyamanan dan performa pemain di lapangan. Dengan pendekatan berbasis data dan teknologi, Kelme berupaya menghasilkan jersey yang tidak hanya terlihat baik, tetapi juga mendukung kinerja optimal pemain Timnas Indonesia.

Berita terkait