Bunga di China Ternyata Makan Daging, Bentuknya Mengejutkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti dari Institut Botani Kunming, Akademi Ilmu Pengetahuan China, mengonfirmasi tumbuhan Saxifraga candelabrum sebagai spesies karnivora pertama dalam ordo Saxifragales yang mencakup lebih dari 2.000 spesies. Temuan yang dipublikasikan di Nature Communications pada 4 Agustus 2026 ini membuktikan hipotesis Charles Darwin tahun 1875 yang menduga tanaman berambut lengket tersebut memakan serangga.
Tumbuhan ini tumbuh di ketinggian 2.500–3.300 meter di Pegunungan Hengduan dan Dataran Tinggi Qinghai-Tibet, wilayah dengan tanah miskin hara. Berbeda dengan kantong semar yang punya jebakan terlihat, Saxifraga candelabrum menggunakan rambut kelenjar lengket berwarna kemerahan di batang dan bunganya. Aroma khas memikat serangga kecil mendarat, lalu terperangkap dan dicerna enzim yang dikeluarkan rambut tersebut, dan zat gizinya diserap tumbuhan. Uji laboratorium memastikan penyerapan nutrisi aktif, bukan sekadar penahanan tidak sengaja.
Penemuan ini memperluas pemahaman adaptasi tumbuhan di lingkungan minim nutrisi dan membuka peluang penemuan tanaman karnivora lain yang selama ini luput terdeteksi. Peneliti utama Hang Sun menegaskan masih banyak tanaman biasa yang menyimpan kemampuan istimewa belum terungkap.
Bagikan
Berita terkait
Penjualan Kendaraan Energi Baru China Tembus 60 Persen pada Juli
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 00.05
Pengadilan AS Minta Penempatan DJI di Daftar Hitam Pentagon Ditinjau Ulang
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 21.30
AS Ungkap Praktik Pengiriman Barang China untuk Hindari Tarif Impor
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 19.33
Pecahkan Rekor, Kereta China Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.07