CEO OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Kenapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa kuliah empat tahun mungkin terlalu lama berdasarkan pengalamannya sendiri. Ia meninggalkan Stanford setelah dua tahun untuk mendirikan aplikasi berbagi lokasi Loopt, yang kemudian menjadi bagian dari Y Combinator. Altman menghargai pengalaman kuliah untuk jaringan dan kemandirian, namun meragukan manfaat tambahan dua tahun lagi. Ia berpendapat bahwa cara belajar dan bekerja telah berubah, sehingga durasi kuliah perlu dipertanyakan.
Altman mendorong calon pendiri startup untuk fokus membangun produk daripada sekadar membangun kredibilitas. Dengan kebangkitan AI, seseorang dapat memulai perusahaan dengan sumber daya yang jauh lebih sedikit tanpa tim besar. Pandangan ini sejalan dengan mantan mentornya, Peter Thiel, yang mendanai program beasiswa bagi anak muda untuk mengerjakan proyek ketimbang kuliah konvensional.
Ia juga menyarankan agar pengusaha muda tidak terlalu memusingkan pendapat orang lain dan mengeksplorasi beberapa ide di awal karier. Setelah menemukan proyek yang paling diyakini, komitmen penuh menjadi kunci. Altman menekankan pentingnya membangun sesuatu secara nyata untuk mendapatkan kesuksesan di era AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 21.21
Kemerdekaan di Era AI: Jangan Sampai Kita Hanya Menjadi Pengguna
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 07.30
Samsung Kembangkan AI untuk Membaca Pola Kesehatan Tersembunyi dari Smartwatch
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
ITB Ultra Marathon 2026 Siap Digelar, Bawa Misi Besar untuk Masyarakat
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.13
Kesulitan Sutradara Saat Menggarap Serial Rimba Raya
Berita terkait
AI Ubah Cara Mahasiswa Belajar, Riset, dan Mengerjakan Tugas
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 22.12
Komdigi: Kampus Jangan Jadikan AI Pengganti Proses Berpikir Mahasiswa
JawaPos · 10 Agustus 2026 pukul 19.28
Jadi Juragan AI, Pemuda Drop Out Ini Kekayaannya Rp 60 Triliun
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 14.00
Awalnya Anti AI, Kini Guru di Tapanuli Ini Justru Mengajar Pakai AI
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.20