Gen Z Ini Menjadi Miliarder Termuda di Eropa yang Bangun Kekayaan Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875214/original/065543800_1719381472-Miliarder_Vecstock.jpg)
James Dacombe (25 tahun) menjadi miliarder termuda di Eropa setelah pendanaan besar untuk dua startup teknologi: Olix (produsen chip AI) dan CoMind (startup monitor otak). Olix mendapat dana US$ 312 juta pada Agustus 2026, meningkatkan valuasi ke US$ 3,3 miliar. Dacombe memiliki 30% saham Olix dan 12% CoMind yang meraup US$ 102,5 juta. Sebelumnya, ia putus sekolah pada usia 17 tahun dan mendapat Beasiswa Thiel sebesar US$ 250.000 untuk membangun CoMind sejak 2017. Ia adalah salah satu 11 miliarder di dunia di bawah 30 tahun dan satu-satunya di Eropa yang bukan Amerika Serikat. AI menjadi sektor pencipta miliarder termuda dengan investor menaruh lebih dari US$ 200 miliar pada 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.15
CEO OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Kenapa?
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.10
China Punya 'Harta Karun' Baru, Nilainya Tembus Rp 3.000 Triliun
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.45
DPR Dorong Pembentukan Pansus AI Lintas Komisi untuk Perkuat Industri Indonesia
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.30
Alibaba Panen Cuan Sampai US$40 Miliar, AI Jadi Mesin Uang Baru!
Berita terkait
Action AI Boost Demo Day 2026 Tampilkan 10 Produk Berbasis AI yang Siap Unjuk Gigi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 22.39
Pengusaha Kaya Harta Rp 57 Triliun Pakai Kaos Bekas Harga Segini
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.40
AI jadi Senjata Baru Startup Indonesia, Lima Perusahaan Terpilih Masuk GVV Batch 9
JawaPos · 9 September 2026 pukul 11.46
Jadi Juragan AI, Pemuda Drop Out Ini Kekayaannya Rp 60 Triliun
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 14.00