Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

China Bawa Kiamat Driver Online Makin Luas, Sudah Sampai Negara Ini

Produsen teknologi pengemudian otonom asal China, WeRide, akan meluncurkan layanan taksi tanpa sopir (robotaxi) di Denmark melalui kemitraan dengan GreenMobility. Layanan ini masih menunggu persetujuan regulasi dan direncanakan akan diluncurkan untuk publik pada paruh pertama tahun 2027. Sebelumnya, WeRide beroperasi di lima negara Eropa (Spanyol, Slowakia, Prancis, Belgia, Swiss) serta di China dan Uni Emirat Arab.

Perusahaan China lain juga berekspansi ke Eropa: Pony.ai bermitra dengan Uber Technologies dan startup mobilitas otonom Kroasia Verne untuk meluncurkan layanan komersial di benua tersebut; Baidu mengerahkan unit Apollo Go-nya bersama penyedia aplikasi taksi FreeNow (milik Lyft) dan telah melakukan uji coba di jalanan London sejak akhir Juli; Momenta telah memperoleh izin untuk melakukan uji coba kendaraan otonom di jalanan perkotaan di seluruh Jerman. Perusahaan‑perusahaan ini menganggap Eropa sebagai pasar pertumbuhan yang potensial di tengah persaingan yang semakin ketat dan pengawasan regulasi yang lebih ketat di dalam negeri.

Perluasan robotaxi yang pesat menimbulkan ancaman serius bagi profesi sopir online. Ketika teknologi pengemudian otomatis telah matang dengan sistem keamanan yang andal, peran pengemudi manusia diperkirakan akan menjadi tidak relevan.

Berita terkait