China Bawa Kiamat Driver Online Makin Luas, Sudah Sampai Negara Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Produsen teknologi pengemudian otonom asal China, WeRide, akan meluncurkan layanan taksi tanpa sopir (robotaxi) di Denmark melalui kemitraan dengan GreenMobility. Layanan ini masih menunggu persetujuan regulasi dan direncanakan akan diluncurkan untuk publik pada paruh pertama tahun 2027. Sebelumnya, WeRide beroperasi di lima negara Eropa (Spanyol, Slowakia, Prancis, Belgia, Swiss) serta di China dan Uni Emirat Arab.
Perusahaan China lain juga berekspansi ke Eropa: Pony.ai bermitra dengan Uber Technologies dan startup mobilitas otonom Kroasia Verne untuk meluncurkan layanan komersial di benua tersebut; Baidu mengerahkan unit Apollo Go-nya bersama penyedia aplikasi taksi FreeNow (milik Lyft) dan telah melakukan uji coba di jalanan London sejak akhir Juli; Momenta telah memperoleh izin untuk melakukan uji coba kendaraan otonom di jalanan perkotaan di seluruh Jerman. Perusahaan‑perusahaan ini menganggap Eropa sebagai pasar pertumbuhan yang potensial di tengah persaingan yang semakin ketat dan pengawasan regulasi yang lebih ketat di dalam negeri.
Perluasan robotaxi yang pesat menimbulkan ancaman serius bagi profesi sopir online. Ketika teknologi pengemudian otomatis telah matang dengan sistem keamanan yang andal, peran pengemudi manusia diperkirakan akan menjadi tidak relevan.
Bagikan
Berita terkait
Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Cair Tanpa Resign, Begini Caranya
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.45
Indosat Pulihkan Layanan Telekomunikasi Terdampak Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.30
Gempa NTT Ganggu Setengah Infrastruktur BTS, 85 Persen Jaringan Telkom Sudah Pulih
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 18.15
Jalan Santai Berujung Jackpot Harta Karun Berusia 900 Tahun
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.05