China Bikin Robot yang Bisa Backflip, Apa Bisa Hasilkan Uang?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559517/original/036361400_1776579304-3.jpg)
Unitree Robotics, produsen robot humanoid China, melantulah di bursa STAR Shanghai dengan nilai 9 miliar dolar AS. IPO-nya mengumpulkan 900 juta dolar, namun antusias investor tak mencerminkan kemampuan komersial robot. Hao Hong, manajer di Lotus Asset Management, menyatakan robot yang menari dan backflip belum membuktikan nilai ekonomi nyata. Prospektus Unitree mengakui tangan robot belum cukup presisi untuk pekerjaan berkelanjutan. Dominik Pross, analis VP Bank, menambahkan robot hanya dapat menjalankan tugas terbatas dan perlu pengisian baterai serta pelatihan khusus. Pendapatan Unitree tumbuh 4x lipat, namun laba kuartal pertama turun 52% karena R&D dan pemasaran. Hampir 75% pendapatan robot humanoid berasal dari sektor riset dan pendidikan. China dominan 70% pasar robot industri global dan 90% robot humanoid dunia. Harga robot G1 Unitree dijual US$ 16.000 dengan biaya listrik US$ 82 tahunan untuk penggunaan 8 jam harian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 03.00
Harvard Kantongi Saham SpaceX Rp 39,2 Triliun, Raup Cuan dari Elon Musk
Berita terkait
Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 14.45
China Perketat Aturan IPO Perusahaan Robot, Kenapa?
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.30
Enam Perusahaan Antre Masuk Bursa, Dua Punya Aset di Atas Rp 250 M
Detik.com · 27 September 2026 pukul 08.15
Mengenal Saham CDIA, Profil dan Bisnisnya Sebelum Berinvestasi
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 18.43