Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

China Perketat Aturan IPO Perusahaan Robot, Kenapa?

China memperketat syarat IPO bagi startup robot humanoid dan embodied AI. Otoritas pasar modal China (CSRC) menetapkan tiga kriteria khusus bagi perusahaan yang ingin mencatatkan sahamnya, dengan ekspektasi hanya segelintir startup yang mampu memenuhi. Kebijakan ini sejalan dengan kekhawatiran global akan gelembung saham AI, terutama setelah valusi perusahaan robot humanoid melesat secara signifikan. CSRC meminta calon emiten memenuhi kriteria tertentu, meskipun belum jelas perusahaan mana yang dapat memenuhi dua dari tiga kriteria tersebut. Sorotan terhadap sektor ini meningkat, terutama terkait kemampuan komersialisasi robot humanoid yang masih terbatas.

Unitree, yang dianggap ikon industri robot humanoid China, berhasil meraup 6,1 miliar yuan (US$905 juta) dari IPO di Shanghai pada Agustus 2026. Sahamnya melonjak lebih dari 460% pada hari pertama, namun kini turun hampir separuh harga hingga 459,65 yuan per saham. Pendiri Unitree, Wang Xingxing, mengingatkan bahwa komersialisasi robot humanoid di luar aksi hiburan masih membutuhkan waktu bertahun-tahun. Di Hong Kong, saham Ubtech yang tercatat sejak Desember 2023 juga anjlok lebih dari 40% sepanjang tahun, dengan kerugian operasional mencapai 279 juta yuan pada semester I-2026.

Investasi di sektor robot humanoid China mencapai 47,09 miliar yuan (US$6,95 miliar) pada kuartal II-2026, lebih dari dua kali lipat dari kuartal sebelumnya dan enam kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. China kini memiliki lebih dari 100 perusahaan humanoid yang didukung oleh inisiatif nasional untuk embodied AI. Analisis Rhodium Group menunjukkan bahwa perusahaan AI China hanya menghasilkan sekitar 10% dari pendapatan Anthropic dan OpenAI, sementara rasio valuasi terhadap pendapatan mereka jauh lebih tinggi dibandingkan pesaing AS. Di tengah ketegangan ini, AMD mengumumkan akuisisi World Labs senilai US$8,2 miliar untuk pengembangan model AI virtual 3D yang mendukung robot humanoid.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait