China Blak-Blakan Ungkap Taktik Perang Dingin Amerika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China mengkritik tuntutan penghambatan pengembangan AI dari CEO Anthropic, Dario Amodei, sebagai taktik Perang Dingin Amerika Serikat. Amodei menyoroti kebutuhan regulasi ketat untuk frontier AI demi keselamatan, sekaligus mendesak AS memperketat kontrol ekspor chip ke China serta menindak dugaan distilusi model oleh laboratorium AI China. Global Times menuding narasi keselamatan sebagai alasan tersembunyi untuk menjegal kemajuan AI China dan menjaga hegemoni teknologi Washington. Di sisi lain, Presiden Trump menolak seruan mengerem AI, menyatakan AS masih unggul dalam AI dan berambisi mempertahankan posisi pemimpin. Namun, kedua negara tetap akan membahas risiko frontier AI dalam perundingan September 2026, termasuk di KTT Trump-Xi Jinping pada 24 September.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 September 2026 pukul 10.15
Trump Tolak Kekhawatiran AI, Tak Mau AS Kalah dari China
kumparan · 13 September 2026 pukul 11.30
Belanja Modal Perusahaan AI di China Diproyeksi Tembus Rp 1.567 T pada 2026
Detik.com · 13 September 2026 pukul 06.30
Pakar Cemas AI Musnahkan Manusia, Trump Tidak Takut
Berita terkait
Bill Gates Takut AI Disalahgunakan untuk Serangan Biologis
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 17.05
Amerika Ungkap Alasan Sebenarnya China Makin Maju
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.20
Heboh Startup China Jadi Milik AS, Begini Nasibnya Sekarang
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.40
Produk China Ramai Diserbu Perusahaan AS, Begini Respons Xi Jinping
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 19.40