China Mulai Membangun Jaringan Komputasi AI di Orbit Bumi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
China mulai membangun jaringan komputasi berbasis satelit untuk kecerdasan buatan (AI) di orbit Bumi melalui proyek Xingshu Plan. Peluncuran awal dilakukan oleh Shanghai Xingshu Tiansuan Space Technology, yang menargetkan konstelasi akhir sekitar 1.000 satelit. Sistem ini memproses data langsung di orbit, berbeda dengan metode konvensional yang mengirim seluruh data mentah ke Bumi. Pendukungnya menilai pendekatan ini mengurangi jeda pengiriman data dan tekanan pada kapasitas jaringan komunikasi ke Bumi. Proyek ini diumumkan dalam forum komputasi masa depan pada World AI Conference (WAIC) dan High-level Meeting on Global AI Governance 2026 di Shanghai, Sabtu (18/7), bertepatan dengan kehadiran Presiden China Xi Jinping. Tahap verifikasi mencakup dua satelit komputasi dan 12 satelit edge computing. Tahap komersial ditargetkan 50 satelit komputasi dan 100 satelit komputasi tepi. Tahap operasional terakhir menargetkan sekitar 1.000 satelit. Perusahaan lain seperti SpaceX juga mulai mendorong inisiatif komputasi berbasis antariksa untuk mempercepat pengembangan AI.
Bagikan
Berita terkait
DeepSeek dan Alibaba Buka Akses Model AI, Persaingan Makin Ketat
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 14.30
Apple Melatih Model AI-nya Sendiri Khusus Melawan Produk China
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.26
Taiwan Kena Serangan Siber Abnormal, China Diduga Dalangnya
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.30
Petani Minta Saran AI, Tanaman 25 Hektare Mati Padahal Baru Disemai
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.30