China Tanam Turbin Raksasa di Laut, Sekali Putar Pasok Listrik 9 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China resmi mengoperasikan proyek tenaga angin lepas pantai Fanshi di Provinsi Guangdong pada 24 September 2026. Proyek ini memiliki total kapasitas 2.000 megawatt dengan 131 turbin, termasuk 33 unit turbin raksasa berkapasitas 18 megawatt. Turbin tersebut memiliki diameter baling-baling 292 meter, di mana satu kali putaran mampu memasok listrik rumah tangga selama 9 hari dan satu unit menghasilkan 56 juta kilowatt jam per tahun.
Proyek ini menggunakan stasiun penengah tegangan 500 kilovolt untuk mengirim listrik jarak jauh ke daratan secara efisien. Secara keseluruhan, proyek Fanshi diproyeksikan menyalurkan 6,6 miliar kilowatt jam listrik bersih per tahun, menghemat 1,92 juta ton batu bara, dan mengurangi emisi karbon sebesar 5,1 juta ton. Inovasi ini menekan biaya produksi energi bersih dan memperkuat posisi Yangjiang sebagai wilayah dengan kapasitas angin lepas pantai terbesar di China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 17.30
Baru Seminggu, iPhone 18 Pro Sudah Terjual 1,3 Juta Unit Hampir Setara iPhone 17
Detik.com · 28 September 2026 pukul 17.00
Harga Miring AI China Bikin Amerika Ketar-ketir
Berita terkait
Golongan Orang China Ini Dilarang Keras ke Luar Negeri, Tak Ada Ampun
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.20
Tanda China Mulai Melunak, Buka Pintu Lebar-Lebar Buat Amerika
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 21.00
Bocah Ajaib Usia 13 Tahun Disebut Penerus Elon Musk, Ini Sosoknya
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.55
Dunia Ramai-Ramai Pilih China, Amerika Sudah Ditinggalkan
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.15