Harga Miring AI China Bikin Amerika Ketar-ketir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping menjadi pemicu fokus pada AI, di mana model China seperti DeepSeek, Z.ai, dan Alibaba menunjukkan performa signifikan terutama dalam penulisan kode. Data CNBC menunjukkan pangsa penggunaan model AI China naik drastis: di OpenRouter mencapai 57-67% pada September 2026 dari 6-13% Februari, sementara di Vercel mencapai 55% pada Agustus dari 11% Januari. Lonjakan ini diakses oleh perusahaan di AS, Eropa, dan Global South (82 negara). Washington khawatir dominasi China dalam AI dan mengusulkan kebijakan pembatasan chip Nvidia serta menggunakan metode distilasi. Perusahaan masih memilih model AS untuk tugas rumit, namun faktor harga menjadi daya tarik utama model China yang murah dan kualitas tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.55
Bocah Ajaib Usia 13 Tahun Disebut Penerus Elon Musk, Ini Sosoknya
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.15
Dunia Ramai-Ramai Pilih China, Amerika Sudah Ditinggalkan
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.01
AI Mulai Bikin Biaya Kesehatan Membengkak, Kok Bisa?
JawaPos · 28 September 2026 pukul 13.15
Bill Gates Soroti Bahaya AI, Minta Setiap Sistem Punya Pengamanan Ketat
Berita terkait
Kemajuan China Kini: Robot dan AI di Mana-Mana
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 06.05
Teknologi Baru China Butuh 5 Hari Buat Temukan Emas di Bawah Tanah
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.50
Kunjungan Xi disebut ingin membangun hubungan konstruktif dengan AS
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 05.19
Trump Bentuk Satgas AI, Kini Cari Calon Kaisarnya
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.06