Debu dari Luar Bumi Mengandung Racun yang Bisa Masuk ke Makanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi NASA mengungkap debu Mars mengandung zat beracun seperti perklorat, silika karsinogenik, dan logam berat yang berbahaya bagi astronot. Berbeda dengan debu Bulan yang tajam secara fisik, debu Mars lebih halus namun beracun secara kimia. Partikel debu mudah menempel pada pakaian luar angkasa, terbawa ke dalam habitat, dan terhirup berulang dalam jangka panjang.
Risiko makin tinggi karena debu dapat mengkontaminasi tanaman pangan yang ditanam di tanah Mars, sehingga astronot terpapar racun melalui makanan. NASA menetapkan batas paparan dan menekankan strategi pencegahan: menjaga debu tetap di luar, membersihkan segera jika masuk, memantau partikel udara, dan merancang sistem agar tidak bergantung pada penanganan medis pasca-paparan.
Belum ada sampel debu Mars yang dikembalikan ke Bumi. Standar keselamatan saat ini disusun dari data rover, simulasi laboratorium, dan pengalaman debu Bulan, dan akan diperbarui seiring bertambahnya penelitian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.02
FOTO: Penampakan Terbaru Mars dari Mata Rover Curiosity NASA
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.33
NASA Pamerkan Penampakan Terbaru Mars dari Lembah Valle Grande
Berita terkait
Ilmuwan NASA Bingung, Tiba-Tiba Muncul Lubang Misterius di Mars
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 12.25
Penjelajah Curiosity Abadikan 'Jejak Misterius' di Permukaan Planet Mars
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.45
Tips Merawat Rambut Keriting di Luar Angkasa ala Astronot NASA Jessica Meir
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.45
Temuan Karbon Organik di Sungai Kuno Mars Perkuat Petunjuk Kehidupan di Planet Merah
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 23.24