Demo Besar-Besaran, Pemerintah Langsung Blokir Internet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Demo besar-besaran terjadi di India, menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan terkait dugaan kecurangan ujian masuk kedokteran yang berdampak pada 2 juta siswa pada Mei lalu. Pemerintah setempat memblokir akses internet di lokasi protes, termasuk bagian tengah Delhi, atas perintah pemerintah, sehingga menonaktifkan layanan seluler dan menghilangkan konektivitas data. Pemblokiran ini menyebabkan gangguan pada pembayaran digital, sehingga pedagang, pemilik toko, dan restoran tidak dapat menerima pembayaran dari pelanggan.
Protes dipicu oleh kebocoran ujian yang dikaitkan dengan beberapa kasus siswa bunuh diri. Gerakan demonstran, yang disebut sebagai Partai Janta Kecoa, menuntut pengunduran diri menteri. Aktivis Sonam Wangchuk melakukan mogok makan selama 26 hari sebagai bentuk protes. Menteri Pendidikan Pradhan menyatakan pemerintah berkomitmen mengatasi masalah dan mereformasi ujian, namun tidak ada komentar resmi dari juru bicara pemerintah, departemen telekomunikasi, atau perusahaan telekomunikasi seperti Jio, Bharti Airtel, dan Vodafone-Idea.
Bagikan
Berita terkait
Kisah Ibu di India Lomba Lari Tanpa Alas Kaki Demi Perlengkapan Sekolah Anak
Detik.com · 21 September 2026 pukul 09.17
Siapa Rambai Ranveer? Janda yang Berlomba Lari Tanpa Alas Kaki demi Hadiah untuk Beli Buku bagi Putrinya
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 03.30
Beberapa Dosen UINSA Surabaya Turut Suarakan Tolak Muzakki Jadi Rektor Lagi
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.33
Susul Gen Z, Gen Alpha Mulai Bergerak Mengguncang Pemerintahan
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 22.00