Dibunuh Pelan-pelan, Internet Mulai Melawan Google
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemilik website, media berita, dan komunitas daring di seluruh dunia mulai bersatu melawan Google akibat fitur pencarian berbasis kecercaan buatan yang menampilkan jawaban langsung di halaman hasil pencarian. Akibatnya, pengunjung yang masuk ke situs asal turun drastis, sehingga sumber penghasilan penerbit menurun. Beberapa penerbit besar seperti USA Today, Politico, The Economist, Reuters, dan Reddit sedang meninjau kembali kerja sama dengan Google. USA Today melaporkan penurunan pengunjung dari pencarian Google hingga 50 persen dalam setahun. Reddit juga mempertimbangkan menghentikan kontrak senilai Rp 900 miliar per tahun untuk pelatihan AI Google. Para penerbit menganggap langkah ini sebagai ancaman hidup-mati bagi keberlangsungan bisnis mereka. Situasi ini dianggap sebagai ancaman nyata bagi keberlangsungan internet yang terbuka. Selama bertahun-tahun, Google menjadi gerbang utama bagi pengguna menemukan informasi. Namun kini, jawaban yang ditampilkan sudah cukup lengkap sehingga pengguna tidak lagi mengunjungi situs asal. Cloudflare mencatat bahwa untuk pertama kalinya, lalu lintas yang mendominasi adalah dari mesin, bukan manusia. Google membantah merugikan pihak lain dan menyatakan masih mengirimkan miliaran klik setiap minggunya. Namun penjelasan ini tidak meyakinkan para penerbit yang melihat angka pengunjung terus menurun. Beberapa penerbit telah memilih jalur hukum dengan menuduh Google mengambil hak cipta karya mereka tanpa izin untuk dilatih sebagai jawaban AI. Para pengamat memperingatkan bahwa masalah ini tidak hanya berdampak pada pendapatan, tetapi juga pada kualitas informasi. Jika semakin sedikit orang membuka situs asli, semakin sedikit pula kontribusi penulisan informasi baru. AI Google yang bergantung pada aliran informasi baru justru terancam karena sumbernya sendiri mulai mengering. Internet berubah menjadi tempat menampilkan jawaban mesin, bukan tempat berbagi pengetahuan manusiawi.
Bagikan
Berita terkait
Bos Nvidia Tak Percaya AI Bakal Musnahkan Manusia: Kemungkinannya 0%
Detik.com · 22 September 2026 pukul 21.00
Perang Mafia Kelas Kakap, Taruhannya Triliunan Rupiah
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.00
'Bukti' Time Travel Ada? Benda Aneh di Foto 1936 Bikin Heboh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 20.35
Kekeringan, Sri Lanka Kirim 3 Biksu Terbang Berdoa Dekat Langit
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 20.30