Digitalisasi Layanan Kehutanan Dikebut Demi Pangkas Birokrasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kehutanan mempercepat digitalisasi layanan publik untuk memangkas birokrasi dan mendukung iklim investasi. Layanan yang ditransformasi meliputi e-ticket Taman Nasional, sistem pengaduan Gakkum, portal PESATS, dan sistem pemantauan kebakaran Sipongi. Menteri Raja Juli Antoni menekankan perubahan mindset dan budaya kerja menuju pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien. Salah satu fokus utama adalah perbaikan sistem antrean dari model konvensional ke digital, seperti layanan perbankan, sehingga masyarakat bisa mengatur jadwal kedatangan secara daring. Digitalisasi ini diharapkan meningkatkan kemudahan berusaha (ease of doing business) dan indeks reformasi birokrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 21.40
DPLK Jadi Ladang Baru Manajer Investasi, Satu Sudah Daftar
Berita terkait
Menkomdigi: Digitalisasi Harus Pangkas Waktu dan Biaya
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.32
Menko Airlangga Ungkap 3 Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI 2027, Ada Digitalisasi hingga Bursa Mineral
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 08.29
Dorong Investasi, BNI Perkuat Digitalisasi Kawasan Industri
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.44
Mendagri Tito Dorong Kepala Daerah Terapkan Kepemimpinan Teknokratik untuk Genjot PAD
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.23