Dikira Mati, Venus Ternyata Sedang Merobek Dirinya dari Dalam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para ilmuwan berhasil membuat model 3D beresolusi tinggi yang mengungkap aktivitas geologi di bawah permukaan Venus. Simulasi menunjukkan bahwa Venus tidak mati secara geologi, melainkan sedang merobek keraknya sendiri melalui lembah retakan raksasa hingga 10.000 kilometer. Temuan ini berasal dari penelitian yang dipimpin Taras Gerya dan Xi Yang, dipublikasikan di jurnal Nature Geoscience.
Selama ini, banyak ahli menganggap lembah retakan Venus berusia lebih dari 100 juta tahun. Namun, model baru ini menunjukkan bahwa retakan berkembang cepat, sekitar 3 hingga 10 sentimeter per tahun, dan punggungan di sisinya membentuk lalu mendatar dalam waktu singkat. Perbedaan dengan Bumi, di mana erosi memperkecil pegunungan, di Venus punggungan menurun karena relaksasi kerak. Bukti dari citra wahana Magellan tahun 1990-an mendukung pembentukan baru-baru ini.
Penelitian ini membantu ilmuwan menilai aktivitas tektonik Venus lebih baik dan menentukan target untuk misi eksplorasi masa depan. NASA dan ESA bersiap mengirim misi, termasuk EnVision yang dijadwalkan meluncur awal dekade 2030-an untuk mempelajari Venus secara mendetail dari inti hingga atmosfer.
Bagikan
Berita terkait
Peran Geologi Bawah Tanah dalam Pembentukan Lapisan Es Antartika
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 16.22
Ilmuwan Teliti Gempa Petir, Hasilnya Bongkar Fakta Baru-Bisa Tsunami?
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.15
Ilmuwan Temukan “Gunung Tersembunyi” Raksasa 2.000 Km di Bawah Permukaan Bumi
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.40
Jejak Kaki Dinosaurus 150 Juta Tahun Ungkap Dugaan Berjalan Pincang
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.45