Dilarang Main Medsos, 81% Remaja Australia Tetap Bisa Online
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Australia belum efektif. Evaluasi eSafety Australia menunjukkan 81% anak usia 10-15 tahun masih menggunakan platform yang dibatasi, turun tipis dari 86% sebelum larangan pada Desember 2025.
Kepemilikan akun turun dari 52% ke 42%, tetapi penggunaan harian tetap tinggi sekitar 58%. Verifikasi usia lemah menjadi penyebab utama, dengan banyak anak menggunakan tanggal lahir palsu. Penggunaan YouTube, Snapchat, dan TikTok menurun, sementara Facebook dan Instagram stabil.
Regulator menyelidiki pelanggaran oleh beberapa platform, dan pemerintah berencana memperketat aturan. Temuan ini penting sebagai referensi global karena larangan nasional pertama semacam ini.
Bagikan
Berita terkait
Penggunaan Media Sosial Anak Australia Naik meski Ada Larangan di Bawah 16 Tahun
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.42
34,9% Remaja Alami Gangguan Mental, Mendukbangga Soroti Dampak Gawai
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 15.00
Negara Ini Mau Ubah Algoritma Media Sosial, AS Panas-Langsung Protes
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.45
Rombongan Remaja Konvoi Membawa Sajam di JJLS Bantul
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 15.20