Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Dokter Sarankan Warga Jabodetabek Pakai Masker KN95, Cegah Abu Vulkanik

Warga Jabodetabek disarankan memakai masker KN95 saat beraktivitas di luar rumah untuk mencegah penghirupan partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Abu vulkanik mengandung mineral tajam dan bahan silika yang dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, dan ketidaknyamanan pada kulit. dr. Dewangga Gegap Gempita dari IDI Cabang Kota Depok menjelaskan bahwa paparan abu vulkanik, baik dalam konsentrasi rendah maupun tinggi, berpotensi memicu penyakit saluran pernapasan atas. Masker KN95 efektif mengurangi partikel halus yang terhirup jika diletakkan dengan benar menutup hidung, mulut, dan dagu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9) pagi terbagi menjadi dua klaster besar. Sebaran material vulkanik melingkupi wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu. Pembaruan SIGMIT terkini mencatat sebaran debu bergerak hingga ketinggian 20.000 kaki ke arah timur dan 50.000 kaki ke arah barat. BMKG masih memantau perkembangan erupsi dan pergerakan abu selama 24 jam ke depan.

dr. Dewangga meminta masyarakat tetap tenang agar dapat mengambil langkah perlindungan yang tepat. Ia menekankan pentingnya mengikuti informasi resmi dari lembaga yang bertanggung jawab mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik. Kepanikan, kata dia, dapat menghambat kemampuan berpikir jernih dan mengambil keputusan yang benar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait