Dosen Dipecat Usai Sebut Orang Melayu Bisa Terbang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Solehah Yaacob, dosen asal Malaysia di Universitas Islam Internasional Malaysia (IIUM), dipecat setelah mengklaim bahwa orang Melayu kuno bisa terbang dan mengajarkan kung fu terbang kepada orang Tionghoa. Klaim ini didasarkan pada studinya terhadap sumber Arab klasik dan pernah viral tahun lalu. IIUM tidak merilis alasan spesifik pemecatan, namun menyatakan bahwa pengumuman ini dilakukan untuk mencegah kesalahpahaman mengenai status pakar bahasa dan linguistik Arab serta menjaga integritas dan reputasi kampus. Solehah tidak diizinkan menggunakan gelar, posisi, atau afiliasi terkait IIUM dalam materi apapun.
Solehah menolak keputusan pemecatan dan berencana mengguguh kampus ini ke Pengadilan Industrial. Ia mengaku dipecat dalam waktu 24 jam tanpa kesempatan mengajukan banding. IIUM menawarkan pembayaran setara dengan enam bulan gaji, namun ditolak oleh Solehah. Selain klaim terbang, ia juga sempat menyatakan bahwa orang Romawi kuno pernah mempelajari teknik pembuatan kapal dari komunitas Melayu.
Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Datuk Seri Zambry Abdul Kadir, mengecam pernyataan di luar bidang keahlian akademisi. IIUM menegaskan bahwa pandangan Solehah tidak mewakili posisi resmi universitas dan telah membentuk panel penyelidikan internal untuk menelusuri klaim yang beredar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 12.12
Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang, Profesor Malaysia Dipecat
Berita terkait
Jazuli Resmikan Pengurus Perwakilan Mathla’ul Anwar Malaysia, Kukuhkan Jejaring Kerja Sama Regional
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 00.01
Sadean Internasional
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 06.05
Ketua Demokrat Bojonegoro Klarifikasi Kasus Keabsahan Ijazahnya
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 11.06
LCC Empat Pilar MPR 2026: SMAN 2 Katingan Kuala dari Kalteng Jadi Juara Baru
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.48