Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sadean Internasional

Raden Datuk Diraja Mohammad Iman Hascary Kusumo, pria asal Tulungagung, Jawa Timur, dikenal dengan nama kecil Dimyani atau Dim. Saat berusia lima tahun, orang tuanya berpindah dari Desa Ariyojoding, Kecamatan Rejotangan, ke Malaysia. Ayahnya berangkat sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di kebun sawit di Selangor, dekat Kuala Lumpur.

Sebelum berangkat ke Malaysia, ayah Dim berjualan kacang keliling desa dengan sepeda, sementara ibunya bekerja sebagai tukang jahit. Uang kiriman dari ayah digunakan untuk membiayai pendidikan Dim bersaudara. Dim menyelesaikan pendidikan hingga SMP di Rejotangan, kemudian melanjutkan ke SMK di Blitar, dan kuliah teknik mesin di ITN Malang.

Dim kemudian menyusul ke Malaysia untuk melanjutkan kuliah S-2 sekaligus dekat dengan orang tuanya. Di Malaysia, ibunya membuka toko kecil yang menjual kacang dan kerupuk. Dim mendirikan perusahaan bernama CV Sadean Internasional, yang berasal dari bahasa Jawa "dodolan" yang berarti berjualan.

Berita terkait