Sadean Internasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
.jpeg)
Raden Datuk Diraja Mohammad Iman Hascary Kusumo, pria asal Tulungagung, Jawa Timur, dikenal dengan nama kecil Dimyani atau Dim. Saat berusia lima tahun, orang tuanya berpindah dari Desa Ariyojoding, Kecamatan Rejotangan, ke Malaysia. Ayahnya berangkat sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di kebun sawit di Selangor, dekat Kuala Lumpur.
Sebelum berangkat ke Malaysia, ayah Dim berjualan kacang keliling desa dengan sepeda, sementara ibunya bekerja sebagai tukang jahit. Uang kiriman dari ayah digunakan untuk membiayai pendidikan Dim bersaudara. Dim menyelesaikan pendidikan hingga SMP di Rejotangan, kemudian melanjutkan ke SMK di Blitar, dan kuliah teknik mesin di ITN Malang.
Dim kemudian menyusul ke Malaysia untuk melanjutkan kuliah S-2 sekaligus dekat dengan orang tuanya. Di Malaysia, ibunya membuka toko kecil yang menjual kacang dan kerupuk. Dim mendirikan perusahaan bernama CV Sadean Internasional, yang berasal dari bahasa Jawa "dodolan" yang berarti berjualan.
Bagikan
Berita terkait
Kisah Dokter yang Seumur Hidup Suka Menolong, di Akhir Hidupnya Ditolong Banyak Orang
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.07
Membangun Generasi Merdeka Lewat Sepiring Gizi
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.55
Cara Unik Miliarder Ini Mendidik Anak Supaya Tak Silau Kekayaan
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 21.00
NUS Beri Akses ChatGPT Gratis, Wajibkan Kuliah AI untuk Mahasiswa Baru
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 01.40