DPR Kirim Surat ke Pemerintah, Kasih Peringatan Bahaya Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) mengirimkan surat peringatan kepada Departemen Perdagangan AS untuk mencegah pengiriman chip canggih buatan dalam negeri yang berpotensi beralih ke China. Langkah ini disampaikan oleh John Moolenaar, Ketua Komite Khusus DPR AS untuk China, yang khawatir perusahaan asal China tidak dapat dipercaya dalam mengakses teknologi sensitif. Surat ditujukan kepada pejabat pengawas kontrol ekspor, Jeffrey Kessler, dengan permohonan untuk menegakkan kembali aturan ketat yang sebelumnya diberlakukan pada era pemerintahan Presiden Joe Biden. Aturan tersebut mengharuskan pemeriksaan ketat terhadap pesanan chip canggih guna mencegah penyalahkeluaran yang dapat membuka celah bagi China atau negara lain. Pemerintahan Presiden Donald Trump saat ini belum menerapkan aturan serupa yang ada pada periode sebelumnya. Moolenaar menekankan bahwa penegakan aturan ini penting untuk mencegah China mengakses teknologi chip canggih AS, terutama mengingat kasus sebelumnya yang melibatkan Huawei dan Sophgo. Chip buatan Sophgo, yang menyiapkan komponen di pabrikan TSMC, baru-baru ini ditemukan dalam prosesor AI yang dipasarkan oleh Huawei, sebuah perusahaan teknologi China yang sudah lama berada dalam daftar sanksi AS. Moolenaar memperingatkan bahwa jika pabrik chip seperti TSMC tidak mematuhi aturan pengetatan, risiko kegagalan kontrol ekspor akan semakin meningkat. Sebelumnya, Senator Republik Jim Banks juga mendesak pemerintah untuk memperketat aturan bagi produsen chip kontrak guna mencegah pembuatan chip AI canggih untuk unit bisnis yang terhubung dengan perusahaan milik China.", "tags": ["chip as", "china", "dpr as", "kontrol ekspor", "huawei"]}</arg_value>
Bagikan
Berita terkait
Indosat Pulihkan Layanan Telekomunikasi Terdampak Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.30
Gempa NTT Ganggu Setengah Infrastruktur BTS, 85 Persen Jaringan Telkom Sudah Pulih
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 18.15
Jalan Santai Berujung Jackpot Harta Karun Berusia 900 Tahun
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.05
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Masuk Daftar Produk Lawas, Apa Dampaknya?
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.19