Dunia Berubah Total, Sekarang Orang Mau Makan Harus Tanya Ini Dulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebiasaan konsumen Amerika Serikat dalam memilih camilan telah berubah drastis, dengan semakin banyaknya penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk menentukan produk yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi tertentu. Conagra Brands, produsen merek seperti Slim Jim dan Hunt's, melaporkan bahwa konsumen tidak lagi hanya mencari camilan berdasarkan merek atau jenis, tetapi mulai bertanya kepada AI mengenai camilan yang tinggi protein, serat, atau disesuaikan dengan tujuan kesehatan. Analisis bersama Circana melibatkan lebih dari 53 juta transaksi dan 17.000 produk camilan, dengan industri mencapai penjualan ritel sebesar US$198,2 miliar per tahun dan tumbuh 1,4 kali lebih cepat dibandingkan pasar makanan secara keseluruhan. Perubahan ini dipengaruhi oleh tren kesehatan pasca-pandemi dan preferensi Generasi Z yang mendorong permintaan akan rasa yang lebih berani, seperti kombinasi manis-pedas atau asam-asin. Bob Nolan, Senior Vice President Growth Science Conagra, menyatakan bahwa camilan semakin penting dalam kehidupan konsumen, baik untuk kebutuhan nutrisi maupun momen hiburan pribadi. Kategori tradisional seperti biskuit dan camilan asin kini menghadapi tekanan pasar akibat munculnya camilan yang lebih padat nutrisi dan disesuaikan dengan tujuan konsumsi tertentu.
Bagikan
Berita terkait
Peruri Digital Summit 2026 Bahas Teknologi Masa Depan dan Keamanan Digital
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 15.51
China Kini Jadi Negara Nomor Satu Dunia, Amerika Sudah Kalah Telak
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.32
Di PBB, Meutya Hafid Dorong Perlindungan 70 Juta Anak Indonesia di Era AI
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 14.14
Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah Australia, Perdana Menteri Cemas
Detik.com · 24 September 2026 pukul 14.12