Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Di PBB, Meutya Hafid Dorong Perlindungan 70 Juta Anak Indonesia di Era AI

Di PBB, Meutya Hafid menyampaikan posisi Indonesia dalam forum perlindungan anak di era AI. Ia menekankan bahwa 70 juta anak Indonesia akan tumbuh di ekosistem digital dipengaruhi AI, sehingga keselamatan dan hak anak harus dijamin sejak awal. Meutya menyatakan tanggung jawab tidak hanya pada pemerintah atau perusahaan teknologi, melainkan juga platform, orang tua, sekolah, dan komunitas internasional. Koalisi PBB meluncurkan roadmap 2026-2027 fokus pada keselamatan, privasi, akuntabilitas, standar pengujian, literasi AI, serta penanggulangan penyalahgunaan AI untuk kekerasan seksual anak dan deepfake. Indonesia berkontribusi memastikan hak anak masuk dalam pembahasan aturan global AI.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait