Di PBB, Meutya Hafid Dorong Perlindungan 70 Juta Anak Indonesia di Era AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di PBB, Meutya Hafid menyampaikan posisi Indonesia dalam forum perlindungan anak di era AI. Ia menekankan bahwa 70 juta anak Indonesia akan tumbuh di ekosistem digital dipengaruhi AI, sehingga keselamatan dan hak anak harus dijamin sejak awal. Meutya menyatakan tanggung jawab tidak hanya pada pemerintah atau perusahaan teknologi, melainkan juga platform, orang tua, sekolah, dan komunitas internasional. Koalisi PBB meluncurkan roadmap 2026-2027 fokus pada keselamatan, privasi, akuntabilitas, standar pengujian, literasi AI, serta penanggulangan penyalahgunaan AI untuk kekerasan seksual anak dan deepfake. Indonesia berkontribusi memastikan hak anak masuk dalam pembahasan aturan global AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 10.16
Menkomdigi di Forum PBB: Keselamatan 70 Juta Anak Indonesia Jadi Prioritas di Era AI
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.00
20 Negara Bersatu Lawan Bencana Besar, Indonesia Belum Ikutan
Berita terkait
Wamen Stella: AI dapat mendorong Indonesia menuju posisi strategis
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 11.23
Latih 2,4 Juta Talenta, Microsoft Elevate Pacu Inklusivitas AI di Indonesia
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 17.37
Artificial Intelligence yang Cerdas, Regulasi yang Bijaksana
kumparan · 16 September 2026 pukul 17.00
Eropa Ikut Aturan Pemerintah RI, Dunia Ramai-Ramai Berubah Total
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.45