Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

El Nino Diramal Bertahan Lebih Lama, Tahun Depan Bak Neraka Bocor

Para peneliti iklim mengungkapkan bahwa El Nino diperkirakan akan terus menguat dan menjadi fenomena terbesar dalam 150 tahun terakhir. Prediksi ini didasarkan pada model iklim yang menunjukkan puncak El Nino akan melampaui rekor sebelumnya, dengan potensi peningkatan suhu rata-rata global pada tahun 2027 hingga 1,7 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri. Angka ini melebihi batas 1,5 derajat Celcius yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris. Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) mengonfirmasi El Nino akan berlanjut hingga April 2027, didukung oleh penanda atmosfer-laut yang kuat di Samudera Pasifik.

Dampak El Nino melampaui suhu, mempengaruhi ekonomi dan lingkungan secara signifikan. Sejarah mencatat bahwa El Nino tahun 1997-1998 mengurangi pertumbuhan ekonomi global sebesar US$5,7 triliun. Peneliti dari Dartmouth College memperkirakan El Nino saat ini berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi hingga US$10 triliun pada tahun 2032. Selain itu, fenomena ini dapat memicu cuaca ekstrem seperti gelombang panas, kekeringan, banjir, dan kebakaran hutan, yang berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan dan tantangan sosial-ekonomi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait