Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir Usai 25 Jam, Kembali ke Erupsi Strombolian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir setelah 25 jam pada 4-6 September 2026. Aktivitas kembali ke erupsi strombolian, ditandai dengan tiga kali gempa letusan. Selama erupsi terus-menerus, tercatat 3 gempa erupsi, 9 gempa hembusan, 93 gempa frekuensi rendah, dan 98 gempa hybrid. Nilai RSAM melonjak pada 5 September 2026 lalu menurun pada 6 September 2026. Tingkat aktivitas tetap pada Level III (Siaga). Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati radius 3 km kawah aktif karena ancaman lontaran batu pijar, awan panas, aliran lava, dan hujan abu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 11.53
Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir Usai 25 Jam, Ganti Letusan Strombolian
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.05
Jepang Sorot Apakah Erupsi Anak Krakatau Sebabkan Tsunami
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.50
Anak Krakatau Erupsi, Menkomdigi Imbau Awas Sebar Informasi Salah
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.35
12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan Imbas Soetta Cs Ditutup
Berita terkait
Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau bagi Penerbangan, Bisa Bikin Mesin Pesawat Mati
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 23.24
Badan Geologi: Erupsi Susulan Gunung Anak Krakatau Masih Mungkin Terjadi
kumparan · 6 September 2026 pukul 19.23
FOTO: Abu Erupsi Anak Krakatau Sampai ke Bogor
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.00
PVMBG: Seismik Anak Krakatau Menurun tapi Potensi Letusan Menguat Masih Ada
kumparan · 6 September 2026 pukul 15.59