Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Fenomena Baru Cat Mobil Bolong Kena Tetes Air Hujan Sampai Berkarat

Penelitian terbaru dari Institut Penelitian Polimer Max Planck di Jerman mengungkapkan bahwa tetesan air hujan dapat membawa muatan listrik hingga ribuan volt. Ketika tetesan air meluncur di permukaan seperti bodi mobil, dinding, atau jendela, air tersebut menyerap muatan listrik dari permukaan yang dilalui. Muatan ini kemudian meloncat ke permukaan lain saat tetesan jatuh, melubangi lapisan pelindung cat seperti petir kecil. Fenomena ini berbeda dari teori sebelumnya yang menganggap kerusakan disebabkan oleh larutan asam dan garam dalam air hujan.

Dalam eksperimen, peneliti meneteskan sekitar 3.000 tetesan air pada permukaan miring yang dilapisi bahan pelindung nanometer tipis. Setelahnya, lapisan pelindung yang seharusnya tahan air dan asam pun bolong hingga ke logam di bawahnya. Kerusakan dimulai dari lubang kecil yang kemudian melebar menjadi lubang sejauh satu milimeter setelah sekitar 50.000 tetesan. Semakin lama benda terkena hujan, semakin cepat kerusakannya membesar.

Temuan ini menunjukkan bahwa hampir seluruh lapisan pelindung saat ini untuk mobil, jembatan, kapal, dan gedung belum memadai karena tidak dirancang untuk menahan tegangan listrik. Peneliti menyarankan pengembangan bahan pelindung baru yang tahan terhadap air, asam, dan tegangan listrik. Lapisan yang lebih tebal ternyata mampu menahan loncatan listrik, namun tidak semua benda dapat dilapisi bahan tebal seperti kaca jendela atau peralatan elektronik.

Berita terkait