Uban Tanda Tubuh Lawan Kanker? Simak Penjelasan Ilmiah dan Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rambut memutih tidak selalu merupakan tanda tubuh melawan kanker. Penelitian Nature Cell Biology 2025 menunjukkan kerusakan DNA pada sel punca melanosit (McSCs) dapat memicu pemutihan rambut, tetapi mekanisme ini membatasi sel rusak yang berpotensi menjadi melanoma. Namun, temuan ini bersifat teori pada model hewan, belum dapat diterapkan pada manusia. Para ahli, termasuk dr. Yenny Rachmawati IPB, menegaskan tidak ada bukti epidemiologis yang cukup untuk menggunakan uban sebagai indikator risiko kanker. Rambut memutih terjadi akibat penurunan fungsi sel melanosit, dipengaruhi faktor usia, genetika, kerusakan oksidatif, dan stres seluler. NIH menjelaskan penurunan pigmen merupakan proses penuaan alami, bukan alarm kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 10.24
5 Gejala Gagal Ginjal Menurut Dokter, Kaki dan Mata Bengkak hingga Mual
Berita terkait
Ahli: Rokok Memang Penyebab Kanker, tapi Utamanya bukan dari Unsur Nikotin
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.23
Ahli Ungkap Perbedaan Nikotin dan Zat Pemicu Kanker pada Rokok
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.50
Gunung Raksasa Tersembunyi di Dalam Bumi, Lebih Tinggi dari Everest
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 07.55
Studi: Jumlah Asupan Gula saat Usia di Bawah 2 Tahun Berdampak pada Kesehatan Jangka Panjang
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 23.40