Fenomena Equinox Terjadi Hari Ini, Benarkah Bikin Indonesia Makin Panas?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena equinox terjadi pada 23 September 2026 pukul 07.05 WIB, saat Matahari melintasi garis khatulistiwa. Hal ini menyebabkan wilayah ekuator, termasuk Indonesia, menerima penyinaran Matahari maksimum. Meskipun cuaca terasa terik, BMKG menegaskan bahwa equinox adalah fenomena astronomi rutin dan bukan gelombang panas (heat wave). Suhu maksimum di Indonesia umumnya tetap berada pada kisaran 32-36 derajat Celsius.
Rasa panas yang intens saat ini lebih dipengaruhi oleh kondisi atmosfer, tutupan awan, serta fenomena El Niño kuat dengan indeks ENSO mencapai 2,6. Selain itu, sekitar 80,7% zona musim di Indonesia masih mengalami kemarau, yang mengurangi pertumbuhan awan dan hujan. Secara astronomis, equinox juga ditandai dengan durasi siang yang sedikit lebih panjang dari 12 jam akibat refraksi cahaya di atmosfer.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 September 2026 pukul 10.15
BMKG Perkirakan Sejumlah Daerah di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan pada Rabu
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 07.55
Cuaca Hari Ini 23 September, Hujan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Wilayah RI
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.15
BMKG Ungkap 1 Daerah yang Tidak Kena Hujan Terlama, sampai 131 Hari
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 11.09
BMKG: Musim Hujan di Indonesia Mulai Bulan November 2026
Berita terkait
Ekuinoks 23 September 2026, Apa Itu dan Dampaknya Bagi Indonesia?
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.36
Yang Bikin Musim Hujan Mundur dan Durasinya Lebih Pendek
Detik.com · 23 September 2026 pukul 07.45
BMKG Ungkap Musim Hujan 2026/2027 Pendek, tapi Curah Hujan Lebih Besar
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.55
BMKG: 25 Provinsi Tidak Hujan Lebih dari 60 Hari, Bantul Terlama
Detik.com · 22 September 2026 pukul 13.19