Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Fitur Baru Google Jadi Sorotan, Baru Sehari Langsung Diblokir

Google menarik kembali fitur pembuat gambar berbasis AI di Google Earth hanya sehari setelah peluncuran karena banyaknya gambar yang melanggar kebijakan perusahaan. Fitur ini, yang menggunakan model AI Nano Banana 2, memungkinkan pengguna membuat gambar fotorealistis dari citra satelit atau udara hanya dengan perintah teks. Google mengungkapkan bahwa fitur ini bermanfaat untuk profesional geospasial, tetapi penyalahgunaan oleh pengguna mendorong penangguhan sementara untuk peningkatan pengaman.

Kritik utama terkait potensi disinformasi, karena AI dapat membuat skenario palsu di atas citra nyata landmark terkenal. Google menyatakan gambar pelanggaran tidak muncul di tampilan utama dan telah diberi watermark, namun tidak merinci jenis pelanggaran. Fitur ini ditangguhkan guna memperkuat batasan pengaman, sejalan dengan tren teknologi besar yang menyesuaikan alat AI untuk mengatasi masalah kebijakan dan penyalahgunaan.

Percobaan dengan fitur menunjukkan keterbatasan teknis, seperti ketidakakuratan dalam representasi historis dan kesulitan menghasilkan teks yang tepat. Google Earth dirancang untuk eksplorasi visual, bukan navigasi, dan fitur ini dinilai lebih sebagai tambahan kreatif daripada alat profesional. Isu disinformasi dan kontrol penggunaan massal tetap menjadi tantangan utama bagi pengembangan lebih lanjut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait