Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gara-gara AI, Kabel Laut Dibangun 5 Tahun Habis dalam Setahun

Penggunaan AI menyebabkan lonjakan permintaan konektivitas yang jauh lebih cepat daripada kemampuan industri membangun infrastruktur. Kabel laut Bifrost yang menghubungkan Singapura ke Amerika Serikat dibangun dalam waktu 5 tahun, namun kapasitasnya sudah habis dalam kurang dari satu tahun setelah selesai. Director Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba menyatakan kebutuhan connectivity untuk AI dan komputasi bisa melonjak 10-20 kali lipat dibandingkan sebelumnya. Lonjakan ini mendorong Telin, anak perusahaan TelkomGroup, untuk berinvestasi pada infrastruktur kabel laut internasional. Bisnis konektivitas berbasis kabel laut internasional mencatat pertumbuhan pendapatan di atas 20% per tahun. Jakarta dan Batam menjadi lokasi pengembangan data center untuk mendukung AI di Indonesia. Pembangunan kabel laut internasional membutuhkan waktu sekitar 5 tahun, menimbulkan tantangan bagi industri untuk mempercepat proses. Sekitar 70% kabel laut kini dibangun oleh perusahaan teknologi besar seperti Google, Meta, Amazon, dan Microsoft, dibandingkan porsi 10% pada tahun 2012. Kolaborasi antar operator telekomunikasi, hyperscaler, dan pemain lain dalam ekosistem digital menjadi penting untuk menambah kapasitas dan membangun redundansi jalur konektivitas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait