Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bisnis Data Center RI Meledak, 4 Emiten Ini Paling Siap Menangkap Cuan

Bisnis pusat data di Indonesia diproyeksikan tumbuh drastis dari 580 MW pada 2024 ke 3,5 GW pada 2030, dengan CAGR 56,7% selama 2026-2030. Pertumbuhan ini didorong kuatnya permintaan layanan cloud dan infrastruktur GPU untuk AI. Empat emiten paling siap manfaatkan peluang ini: Telkom Indonesia (NeutraDC), Indosat (BDx Indonesia dan Zankore), Dian Swastatika Sentosa (SMX01), dan DCII Indonesia. DCII disebut memiliki pipeline terdalam dengan proyek 1.000 MW di Bintan. Jakarta mendominasi dengan 55% kapasitas (322 MW operasional, 1,7 GW pipeline), sementara Batam berkembang sebagai pusat regional dengan 126 MW operasional dan 1,4 GW pipeline, 71% di antaranya hyperscale. Proyek besar seperti DAMAC Digital (163 MW) dan DayOne (450 MW) juga sedang dikembangkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait