Garuda Spark Hub Resmi di 10 Kota, Komdigi Bidik Pemerataan Ekosistem Startup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meresmikan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) yang menghubungkan 10 kota di Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk memperluas akses inovasi, talenta, investor, industri, dan pasar bagi startup serta para pelaku di daerah, sehingga ekosistem digital tidak hanya terpusat di kota besar. GSIH menggunakan konsep Hub and Spoke dengan 10 pusat di Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Malang, Makassar, Papua, Yogyakarta, Aceh, dan Surabaya, sementara titik-titik daerah (spoke) terhubung ke pusat untuk memperluas jaringan nasional. Tujuan akhirnya adalah membangun kemandirian Indonesia dalam transformasi digital dan menghasilkan inovasi lokal yang kompetitif secara global. Pada 2030, sekitar 68 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif (15-64 tahun), yang dianggap sebagai potensi besar untuk mendukung transformasi digital. GSIH juga berperan sebagai gerbang global dua arah, memungkinkan inovasi Indonesia masuk ke pasar internasional dan sebaliknya. Kementerian Komdigi menargetkan jaringan Garuda Spark berkembang hingga 500 titik, termasuk penambahan 20 lokasi pada 2026, dengan fokus pada pemerataan, bukan sekadar jumlah titik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 10.38
Adopsi AI di Indonesia Capai 92 Persen, Fokus Kini Beralih ke Dampak Bisnis Nyata
Berita terkait
Kemnaker Siapkan Talenta Muda Mampu Bangun Startup Berbasis Inovasi Lewat Program TIDP
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 08.32
Menkomdigi: Indonesia Terbuka Kolaborasi AI, Tapi Pegang Kendali
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.00
Rombak Pemasaran UMKM, Pemerintah Incar Usaha Pelosok Naik Kelas
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.40
Pertamina Gelar PWS 2026, Dorong Mahasiswa Ubah Ide Jadi Startup Berdampak
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.48