Menkomdigi: Indonesia Terbuka Kolaborasi AI, Tapi Pegang Kendali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan Indonesia terbuka terhadap kolaborasi pengembangan AI, namun tetap menekankan pentingnya menjaga kendali atas data, keamanan, dan tata kelola. Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam peresmian UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC) menyatakan kolaborasi dengan institusi dan perusahaan dapat berjalan bersamaan dengan mencapai kedaulatan AI. Pusat AI tersebut fokus pada riset human-centric dengan tiga tema: Manajemen Bencana, Pertanian Pintar, dan e-Nose APE untuk kesehatan. Meutya menekankan bahwa penggunaan AI harus menghasilkan nilai tambah bagi Indonesia melalui produktivitas, inovasi, lapangan kerja berkualitas, serta penguatan talenta dan kemampuan komputasi. Pusat AI juga akan diterapkan sovereign cloud agar tetap berada dalam yurisdiksi Indonesia dengan standar keamanan yang kuat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.47
Menteri Fadli Zon Dorong Kolaborasi Teknologi dan Budaya Lewat Karya Raya FTUI 2026
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.54
Airlangga Ungkap Strategi Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2027
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.15
Mesin Uang Baru China Bernilai Rp 3.000 Triliun, Amerika Minggir Dulu
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 07.00
UK Petra & Ubaya Kumpulkan 25 Pimpinan Kampus, Bahas Kepemimpinan-Ketahanan Finansial
Berita terkait
Singgung Studi AWS, Airlangga Beber Dampak Bisnis RI Adopsi AI
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 05.45
WhatsApp Rilis Agen AI untuk UMKM, Bisa Layani Pelanggan 24/7
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.44
Airlangga Dorong Generasi Naruto Kelola UMKM Pakai AI
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.15
BATIC 2026: Membuka Jalan Menuju Masa Depan AI, Konektivitas, dan Infrastruktur Digital
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.50