Gen Z Ogah Balas Chat Cepat, WhatsApp dan Telegram Mulai Ditinggalkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di tengah tren komunikasi instan, Generasi Z mulai beralih ke aplikasi pesan lambat seperti Carrier Pidge dan Roost. Aplikasi ini mengirim pesan dengan animasi burung merpati virtual yang berawak 177 km/jam, dengan peluang 0,2% pesan hilang. Meski dirancang lambat dan tidak praktis, aplikasi ini menarik karena memberikan pengalaman 'menunggu' yang membuat pesan terasa lebih bernilai. Roost berhasil mengumpulkan 300.000 pengguna dalam beberapa minggu. Fenomena ini mencerminkan keinginan mengurangi tekanan psikologis 'chat fatigue' dengan membuat komunikasi lebih matang dan bermakna.
Bagikan
Berita terkait
Gen Z Mulai Tinggalkan WhatsApp-Telegram, Chating Pakai Cara Baru
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 18.30
Chip Otak Bantu Membaca Bahasa dan Gerakan Isyarat Orang Lumpuh Parah
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 19.36
Kerja Freelance vs Full-Time, teman kumparan Pilih yang Mana?
kumparan · 16 September 2026 pukul 16.19
6 Cara Membangun Hubungan Dekat dengan Cucu ala Psikolog Dale Atkins
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.01