Chip Otak Bantu Membaca Bahasa dan Gerakan Isyarat Orang Lumpuh Parah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian di Universitas California, San Francisco (UCSF) mengembangkan sistem antarmuka otak-komputer (BCI) yang mampu menerjemahkan ucapan dan gerakan isyarat secara bersamaan. Sistem ini menggunakan elektroda ECoG berdensitas tinggi yang ditempatkan di korteks motorik otak, kemudian diterjemahkan melalui dua dekoder AI paralel untuk ucapan dan gerakan. Hasilnya ditampilkan dalam bentuk teks dan avatar seluruh tubuh yang dipersonalisasi. Diteliti pada dua individu dengan kelumpuhan parah, sistem berhasil menerjemahkan sinyal sarih tanpa perlu gerakan fisik nyata, hanya memvisualisasikan atau mencoba melakukan gerakan. Teknologi ini menawarkan kemungkinan komunikasi yang lebih alami bagi orang dengan gangguan neuromuskuler.
Bagikan
Berita terkait
AI Picu Kekhawatiran Karyawan, Ini Strategi Jitu Para Ahli
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.00
5G Bakal Dibangun Habis-habisan di Penjuru RI Demi AI
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.19
Teknologi di Balik Fitur Deteksi Foto Asli atau Buatan AI di iPhone 18
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.30
Darurat, Pakar Serukan Moratorium AI Tanpa Batas Waktu
Detik.com · 16 September 2026 pukul 20.20