Gerhana Matahari Hingga Hujan Meteor Bakal Hiasi Langit Agustus 202
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sejumlah fenomena langit akan terjadi pada Agustus 2026. Pada 2 Agustus, Merkurius mencapai elongasi barat maksimum (19,5 derajat), menjadi waktu terbaik mengamati planet tersebut di langit pagi. Gerhana Matahari total terjadi 12 Agustus, melintasi Arktik, Greenland, Islandia, hingga Spanyol; tidak terlihat dari Indonesia. Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada malam 12–13 Agustus dengan hingga 60 meteor per jam, bertepatan dengan fase Bulan baru sehingga langit gelap mendukung pengamatan. Venus mencapai elongasi timur maksimum (45,9 derajat) pada 15 Agustus, tampak terang di langit barat setelah matahari terbenam. Gerhana Bulan sebagian terjadi 27–28 Agustus, terlihat di Amerika dan Eropa, namun tidak dari Indonesia. Bulan purnama (Sturgeon Moon) terjadi 28 Agustus. Semua fenomena dapat diamati optimal dari lokasi gelap dan jauh dari polusi cahaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 15.15
Buck Moon Muncul Malam Ini, Begini Tips Melihat Bulan Purnama Juli
Berita terkait
Puncak Hujan Meteor Perseid Malam Ini, Cek Jadwal dan Cara Lihatnya
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.59
Bagaimana gerhana Matahari total terjadi? Ini penjelasan ilmiahnya
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 07.22
Ada Dua Gerhana di Agustus 2026, Bisakah Dilihat dari Indonesia?
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.44
Gerhana Matahari Total, Arab Saudi Bakal Gelap Gulita
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 08.25