Google Bekukan Bug Bounty Gara-gara Kebanjiran Laporan Buatan AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Google sementara menghentikan program Open Source Software Vulnerability Rewards Program (OSS VRP) sejak 1 Oktober 2026 akibat kebanjiran laporan keamanan yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Sebagian besar laporan tersebut tidak valid dan memberatkan tim keamanan. Google sebelumnya sudah mengubah aturan program pada Maret 2026 setelah melihat lonjakan laporan berbasis AI, namun langkah tersebut tidak cukup mengurangi masalah. Akibat peningkatan laporan otomatis yang sering kali berisi informasi keliru atau halusinasi, Google memutuskan untuk menangguhkan sementara program ini hingga kuartal pertama 2027. Durante masa penangguhan, peneliti keamanan masih dapat berpartisipasi dalam program bug bounty lain dari Google. Google menegaskan AI tetap dapat menjadi alat yang berguna bagi peneliti keamanan, namun laporan hasil AI perlu divalidasi oleh manusia sebelum dikirimkan. Sebelumnya, Google juga telah memperketat syarat laporan dengan mengharuskan bukti reproduksi atau patch yang sudah digabungkan untuk beberapa proyek penting, serta mengurangi hadiah untuk kategori laporan dengan prioritas rendah.
Bagikan
Berita terkait
Google Luncurkan Gemini 4 Argon, Dorong Persaingan AI ke Pertahanan Siber
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 21.16
Peringatan Buat Amerika, China Sudah Tak Bisa Dikalahkan
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 18.00
Google Gemini 4 Argon Diluncurkan, Siap Tantang GPT-6 Astra
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 06.30
Agen AI Bertindak di Luar Batas, OpenAI Peringatkan Ratusan Organisasi
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.15