Google Earth Kini Dilengkapi Nano Banana 2, Apa Fungsinya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1571782/original/047559500_1492653002-1492083672_google-earth_story.jpg)
Google telah memperkenalkan fitur Nano Banana 2 pada Google Earth versi web, memungkinkan pengguna menghasilkan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui perintah teks. Fitur ini menggunakan citra udara, satelit, dan pemetaan 3D sebagai dasar untuk membuat visualisasi sesuai perintah, seperti membuat infografis tentang Patung Liberty atau membayangkan kembali lahan kosong di Tokyo menjadi kawasan perbelanjaan.
Pengguna juga dapat mencoba rekonstruksi sejarah, seperti menampilkan reruntuhan Pompeii pada 78 M, meskipun AI memiliki keterbatasan dalam akurasi, seperti tidak menunjukkan struktur yang tepat atau rekonstruksi yang sepenuhnya benar. Nano Banana 2 dilatih menggunakan miliaran data dari internet, termasuk teks, gambar, dan grafik.
Fitur ini dapat dicoba melalui aplikasi Gemini dengan perintah visualisasi, dan Google belum merilis batasan penggunaan spesifik. Pembaruan diluncurkan secara global pada Google Earth web.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 06.20
AI Pesaing Sora dari China Bisa Bikin Video 2K Bersuara, Harganya Murah
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.02
Wamen Stella Yakin AI Tak akan Menggantikan Manusia yang Mampu Berpikir Kritis
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 16.29
Nano Banana Masuk Google Earth, Cocok Buat Guru Hingga Arsitek
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 14.31
Mahasiswa Ubaya Ciptakan Robot Catur AI, Bisa Melawan Manusia dengan Akurasi Tinggi
Berita terkait
Manusia Punah Tinggal Tunggu Waktu, Kondisinya Sudah Parah
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 21.00
Trump Perintahkan Istilah AI Ganti Jadi 'Kecerdasan Super', Apa Maksudnya?
Detik.com · 30 September 2026 pukul 14.02
Meta Buka Pendaftaran Akses Awal Fitur AI Muse, Bisa Dicoba Dulu
JawaPos · 28 September 2026 pukul 23.12
Bukan Lagi Sekadar Chatbot, AI Agent Mulai Masuk Dapur Pengembangan Produk
JawaPos · 28 September 2026 pukul 22.46