Wamen Stella Yakin AI Tak akan Menggantikan Manusia yang Mampu Berpikir Kritis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Stella Christie, menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) tidak akan menggantikan manusia yang mampu berpikir kritis. Pernyataan ini disampaikan di hadapan 240 penerima beasiswa Tanoto Foundation dalam acara Tanoto Scholars Gathering 2026 di Riau, Kamis (23/7/2026).
Stella mengingatkan generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, melainkan tetap mampu menilai kebenaran dan kualitas jawaban yang dihasilkan AI. Menurutnya, kemampuan membedakan informasi akurat atau keliru hanya dapat dibentuk melalui latihan berpikir, sehingga seluruh pekerjaan tidak boleh begitu saja diserahkan kepada AI.
Dalam paparannya, Stella juga membandingkan perkembangan AI dengan gelembung ekonomi sejarah, yaitu fenomena Dutch Tulip Bubble pada abad ke-17 dan dot-com bubble di awal perkembangan internet. Kedua peristiwa itu menunjukkan bagaimana nilai suatu tren bisa melambung tinggi namun runtuh dalam waktu singkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 06.20
AI Pesaing Sora dari China Bisa Bikin Video 2K Bersuara, Harganya Murah
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 18.00
Google Earth Kini Dilengkapi Nano Banana 2, Apa Fungsinya?
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.00
Monyet Liar Kini Jadi Pengguna AI, Simak Tujuannya
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.45
Samsung Perkirakan Kelangkaan Chip Berlanjut Hingga 2028
Berita terkait
Ahok Kaget Pernah 'Diramal' oleh AI Soal Kesaksiannya Sebelum Sidang Korupsi
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.00
5 Revolusi AI dalam Persenjataan Iran, dari Payambar-e Azam hingga Sahm
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 01.10
DHL Express Hadirkan Fitur AI untuk Permudah Pengiriman Internasional
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 23.03
LG Gandeng Nvidia Kembangkan Robot Humanoid, Diperkenalkan Awal 2027
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 14.45