Gunung Es Raksasa Lepas dari Antartika, Dunia Rahasia di Bawahnya Terungkap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung es raksasa A-84 dengan luas 510 kilometer persegi (hampir 80% luas Jakarta) melepas dari George VI Ice Shelf di Antartika pada 13 Januari 2025. Hanya 12 hari kemudian, tim ilmuwan menelusuri dasar laut yang sebelumnya tertutup es selama puluhan hingga ratusan tahun. Menggunakan ROV SuBastian, robot bawah laut yang dikendalikan dari jarak jauh, mereka menemukan ekosistem laut yang tidak terduga di kedalaman 1.300 meter. Di bawah lapisan es tebal, terbentuk 'hutan' bawah laut dari spons dan karang besar yang menjadi habitat gurita, ikan es, laba-laba laut raksaka, anemon, cacing, dan bintang laut. Temuan ini mengejutkan karena cahaya matahari tidak dapat menembus es, sehingga sumber makanan tidak jelas. Para ilmuwan menduga arus laut membawa nutrisi dan oksigen dari wilayah lain. Dr. Patricia Esquete menyatakan komunitas ini mungkin sudah ada sejak puluhan hingga ratusan tahun, bukan hasil baru dari pemecatan A-84. Beberapa spesies diduga belum pernah digambarkan secara ilmiah dan membutuhkan penelitian DNA lanjutan. Ekspedisi ini memberi kesempatan langka untuk mempelajari ekosistem yang selama ini hampir mustahil dijangkau, berbeda dari penelitian sebelumnya yang hanya melalui lubang bor sempit pada 2021.
Bagikan
Berita terkait
Zohran Mamdani Larang Penggunaan AI Generatif di Sekolah
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.42
Anthropic Rilis Model AI Fable dan Mythos 5.1, Lebih Murah dan Fleksibel
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.30
Rockstar Games Sebut Pembocor GTA 6 Segera Tertangkap
Detik.com · 3 September 2026 pukul 13.29
Manut Trump, Apple-Google Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.24