Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hajar Aswad Disebut Jatuh dari Surga, Peneliti Singkap Asal Usulnya

Hajar Aswad, batu hitam di Kakbah Masjidil Haram, diyakini berasal dari surga sejak masa Nabi Ibrahim. Dalam tradisi Islam, batu ini awalnya berwarna putih dan bercahaya, namun berubah hitam akibat penyerapan dosa manusia. Penelitian ilmiah, seperti kajian E. Thomsen (1980), mengeksplorasi asal-usulnya. Thomsen menyebut temuan di 1932 oleh Philby di Wabar, Saudi Arabia, yaitu kawah meteorite berukuran lebih dari 100 meter dan pecahan meteor berlapis putih-hijau dengan silika, nikel, dan leburan pasir. Lapisan hitam terbentuk dari nikel akibat eksplosi Nikel-Ferum di luar angkasa. Struktur ini mirip Hajar Aswad, di mana lapisan putih rapuh tersembunyi di bawah lapisan hitam. Namun, batu meteor tidak dapat mengapung atau menahan erosi, yang menjadi kelemahan teori. Thomsen menyimpulkan bahwa Hajar Aswad mungkin berasal dari meteorite, meski masih ada perdebatan. Penelitian lain menunjukkan batu ini mungkin diturunkan dari Oman ke Makkah sesuai sejarah kuno.

Berita terkait