Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Harimau Diadu Lawan Kerbau Lalu Ditombak Sampai Mati

Pada abad ke-19, harimau jawa dihadirkan dalam tradisi bernama Rampogan, di mana hewan ini diadu dengan kerbau sebagai sambutan kepada tamu Eropa. Namun, tradisi ini kemudian berubah menjadi hiburan publik yang tidak lagi bersifat seremonial. Akibatnya, banyak harimau jawa dibunuh secara masif, baunya diserang oleh penonton maupun dibunuh oleh pemerintah kolonial. Selain itu, konflik antara manusia dan harimau jawa semakin meningkat akibat pembukaan lahan, yang menyebabkan harimau sering menyerang manusia dan hewan ternak. Riset menunjukkan setidaknya 2.500 orang tewas setahun akibat serangan harimau. Populasi harimau jawa pun mengalami penurunan drastis dari ribuan ekor hingga tersisa hanya 200-300 ekor. Pada 1976, IUCN menyatakan harimau jawa punah, dengan individu terakhir dikabarkan berada di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur. Namun, sejak 2019, BRIN melakukan analisis terhadap sehelai rambut yang diduga berasal dari harimau jawa, dan hasilnya mengonfirmasi bahwa hewan ini masih mungkin ada di hutan pedalaman Sukabumi, Jawa Barat.

Berita terkait